Jumat, 11 April 2008

AL AMIN BIKIN PUBLIK PPP BERPALING

JAJAK PENDAPAT INSPIRA
11 April 2008


Tertangkapnya Al Amin Nasution, salah satu anggota DPR dari PPP, tak urung membuat publik berpandangan negatif terhadap partai berlambang kabah tersebut. Kemungkinan besar, perolehan suara PPP akan merosot pada Pemilu 2009 mendatang.

Analisis ini terangkum dari telesurvei yang telah diselengarakan INSPIRA dan salah partai politik pada 9-10 April 2008 di lima kota besar di Jawa (DKI Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya) dengan pengambilan sampel sebanyak 560 responden.


Berdasarkan ungkapan dan pernyataan yang dilontarkan publik, keberadaan PPP saat ini sedang di ujung tanduk. Kondisi demikian terbukti dari pernyataan 72 persen responden yang menilai buruknya citra PPP saat ini. Bahkan 77 persen responden berencana tidak akan memilih PPP sebagai salah satu partai politik yang akan bertarung dalam Pemilu 2009. Hal yang sama diungkapkan pula oleh 80 persen responden jika pemilu legislatif diadakan saat ini.

Dilihat dari aspek partai politik pilihan, hampir separuh responden (46 persen) yang memilih PPP pada Pemilu 2009 bahkan tidak akan memilih PPP lagi pada Pemilu 2009. Kondisi yang hampir sama juga diungkapkan oleh publik PPP jika Pemilu Legislatif diadakan saat ini.

Adapun terkait dengan citra anggota DPR saat ini, rupanya kasus Al Amin telah berdampak pada persepsi negatif terhadap perilaku korupsi yang terjadi di kalangan anggota DPR. Hal ini terungkap dari pernyataan 70 persen responden yang menilai buruknya citra anggota DPR. Bahkan dua dari tiga responden meyakini bahwa di kalangan anggota dewan sebenarnya masih banyak Amin Amin yang lain.

Meskipun dari sisi sebaran, populasi tidak merata tersebar di seluruh Indonesia, dan hanya mencakup publik di wilayah perkotaan, hasil telesurvei ini setidaknya memberikan gambaran bahwa DPR, partai politik, dan elit-elitnya berada dalam jangkauan publik. Oleh karena itu, menjaga citra merupakan salah satu strategi yang harus dikedepankan hingga Pemilu 2009 nanti.
(TIM INSPIRA)

Tidak ada komentar: